Hmm,kalo dipikir2, dari dulu jaman SD sampai skrg jaman gw ud kuliah tiap tanggal 14 Februari pasti aja rame ma yang namanya coklat..dulu sih wktu blum tau yang namanya pacaran, tiap tanggal ini cuma ngerayain dengan cara kirim2an coklat m temen..walo sebenernya gag tau juga niyh hari dateng+sejarahnya darimana?!namanya juga anak kecil ikut2an doang!@#$%&*%!?
Gedean dikit/jaman SMP, liat temen2 gw lain yang punya pacar pada ribet ngerayain valentine tiap tgl 14 februari ga bikin gw ikut2an..ah ribeuuut!pikir gw saat itu, lagian gw pacaran cma skdar status doang..Hha* sampe jaman SMA pun gw ga pernah tuh ngerasain valentine yang bener2 berarti sama pacar..kalo gag ge jomblo (pas bgt dah waktu jomblo sama valentine T_T) yah diselingkuhin m ce lain lah..bikin gw gag pernah bener2 ngeuh ma yang namanya valentine!ga penting2 bgt!pikir gw~
Tapi setelah dirasa-rasa valentine yang paling berarti tuh bkn ngerayain bareng pacar, tapi justru dulu jaman SMA, ma temen2 gw (Cliqueen)..saat gw ge terpuruk-puruknya abis diselingkuhin tepat pas valentine, tgl 14 Februari kelas 3 SMA gw justru ngerasa arti valentine sesungguhnya, temen2 gw pada prepare ngasih gw coklat pada ngehibur gw. Saat itu gw ngerasa arti hari kasih sayang sebenarnya..Hhaha*
Cinta ga selalu dirasakan dua sejoli yang dimabuk asmara(ceileeeeeeeehhhhh~), tapi juga bisa dgn keluarga dan teman-teman dekatmu......
Hmm,jadi penasaran ma sejarah adanya hari valentine ini..
someday gw iseng2 nyari artikel tentang niy hari yang niscaya kebanyakan orang Indonesia pada ngerayain..
gw post deh salah satunya, tetang sejarah hari valentine:
Sejarah hari valentine 1
Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Tahu gak dewa Zeus? itu bokap-nye hercules.
Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan berlari-lari di jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai dijalan. Sebagian ahli sejarah mengatakan ini sebagai salah satu sebab cikal bakal hari valentine.
Sejarah hari valentine 2
Kisah St. Valentine
Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.
Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.
Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya. Bukannya dihina oleh orang-orang, St. Valentine malah dikunjungi banyak orang yang mendukung aksinya itu. Mereka melemparkan bunga dan pesan berisi dukungan di jendela penjara dimana dia ditahan.
Salah satu dari orang-orang yang percaya pada cinta kasih itu adalah putri penjaga penjara sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk mengunjungi St. Valentine. Tak jarang mereka berbicara lama sekali. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia setuju bahwa St. Valentine telah melakukan hal yang benar alias benul eh betul.
Pada hari saat ia dipenggal alias dipancung kepalanya, yakni tanggal 14 Februari gak tahu tahun berapa, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk gadis putri sipir penjara tadi, ia menuliskan Dengan Cinta dari Valentinemu.
Pesan itulah yang kemudian mengubah segalanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang. Orang-orang yang merayakan hari itu mengingat St. Valentine sebagai pejuang cinta, sementara kaisar Claudius dikenang sebagai seseorang yang berusaha mengenyahkan cinta.
untuk sejarah lainnya bisa dilihat di wikipedia.
untuk sejarah lainnya bisa dilihat di wikipedia.
Kesimpulan:
Dari sejarah diatas bisa disimpulkan bahwa hari valentine memiliki latar belakang yang tidak jelas sama-sekali, baik dari ceritanya maupun waktu terjadinya (perhatikan abad terjadinya sejarah diatas walaupun ada nama tokoh yang sama).
ini juga berarti bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang. (sok gw;p)
Tapi anehnya hari valentine seperti hari agung bagi para pasangan bercinta, mungkin bagi anda juga. Kalau gw sendiri terus terang lebih memilih bahwa hari cinta kasih adalah setiap hari..ahahahaha*
Postingan ini gw buat cuma sekedar buat nambah2in ilmu ajjah..tp kalo menurut anda ini gag penting..yaa gag usah dibaca;p
Salam


